Month: December 2007

I Am Legend

My name is Robert Neville. I am a survivor living in a New York City. I am broadcasting on all AM frequencies. I will be at the South Street Seaport everyday at mid-day, when the sun is highest in the sky. If you are out there, I can provide food, I can provide shelter, I can provide security. If there is anybody out there.. anybody. Please, you’re not alone.

iamlegend3_large.jpgKalimat yang sebenarnya bermakna ketegaran, tapi juga menunjukkan ungkapan kesepian Neville (Will Smith) dalam film I Am Legend.
Film yang dibuat berdasarkan novel sci-fi karya Richard Matheson (1954) ini bisa jadi sangat membosankan. Jelas saja, selama hampir 100 menit, ia beradegan monolog.
Film ini juga merupakan remake dari film The Last Man on Earth (1964) dan The Omega Man (1971).
Neville hanya berbicara dengan anjingnya, Samantha, Mannequin yang didandan sedemikian rupa (mungkin) olehnya, dan membuat rekaman video medisnya. Untungnya film ini tidak terjebak pada sebuah drama membosankan. Rutinitas Robert Neville setiap hari selalu berbeda. Diselingi dengan dengan adegan flashback di tahun 2009 (3 tahun yang lalu) antara ia, keluarganya dan milyaran penduduk bumi lainnya.

Kisah ini bermula ketika ada seorang dokter yang menemukan virus untuk melumpuhkan virus penyebab kanker, awalnya berhasil, tetapi virus itu lama-kelamaan menjadi tak terkontrol dan menyebar melalui udara. Yang tidak kebal terhadap virus itu kemudian mati kehabisan darah. Yang kebal, sebagian besar bermutasi menjadi makhluk yang takut akan sinar UV dan suka menggigit, Dark seeker(CMIIW), kemudian sebagian kecil kebal terhadap virus tersebut, baik melalui udara ataupun kontak langsung.

Pada akhirnya, film ini benar-benar layak ditonton (tidak seperti di studio sebelah, yang niru-niru Final Destination, hare geneh masih niru-niru?, ABCD, Aduh Booo Capwek Dehhh..). Tempo adegan yang naik-turun.. kadang suasana sunyi, sibuk memperhatikan tingkah Neville, kadang kaget + serem ketika Dark Seeker datang tiba-tiba.

Anyway, pada salah satu scene diawal, tampak ada poster film bioskop yang bergambar lambang Batman di background serta lambang Superman di foreground, yang berarti, mungkin Batman & Robin akan main satu film dengan Superman.. apa iya? 2009 lho…

Advertisements

National Treasure : Book Of Secret

nationaltreasure22_large.jpgMenyusul suksesnya film National Treasures pada 2004, Walt Disney Pictures kembal merilis sequel keduanya : National Treasures : Book Of Secret. Konon awalnya sang prosuder tak ada niatan membuat sekuel dari film tahun 2004 yang lalu.Tetapi melihat pundi-pundi yang dihasilkan film ini, sekitar US $347,5 juta dari seluruh dunia, siapa yang tidak tergiur.

Lakon-lakonnya hampir semuanya sama, seperti Nicolas Cage, Justin Bartha dan Diane Kruger. Tidak termasuk tokoh antagonis yang lalu, yang endingnya ditangkap oleh FBI. Kali ini tokoh antagonisnya merupakan seorang penadah pasar gelap yang ikut berburu harta karun yang dikejar.

 Pada bagian pembuka, dengan set abad 19, sudah disuguhkan jenis teka-teki ‘Playfair Chiper’, yang ternyata sangat mengasyikkan. Tidak berbeda dengan sekuel pertamanya, film ini juga dipenuhi cerita seputar memecahkan teka-teki, menyangkut pautkan teka-teki yang satu dan yang lainnya. Yang pada akhirnya menunjukkan sebuah peta harta karun, kota Cibola, kota yang terdiri emas murni pada setiap materialnya, peninggalan suku kuno pra-Kolombia.

Misinya sama seperti film terdahulu, Ben Gates mencoba memecahkan teka-teki dengan kecerdasanya, dan musuhnya mengganggunya dengan licik.

 Ada sebuah scene yang menurut saya lucu bin ngakak, adegan ketika Riley Poole tidak menyangka bahwa kendaraan di Inggris Raya sistem kemudinya berada di sebelah kanan.

 Kemudian yang mengagumkan, ketika ponsel Patrick Gates di-Clone oleh Mitch, mulai dari phone book sampai nomer hape nya pun ikut diklon.

 Secara keseluruhan film ini bagus, bisa membuat kita tidak membanding-bandingkan dengan film pendahulunya. Cuman endingnya agak nggantung (What’s on page 47?), tapi terselip kisah heroik disitu..

Demi Search Engine

Bukan foto pulau yang sedang dipermasalahkan lho

Demi mendapat posisi menguntungkan di penyedia jasa Search Engine seorang pencari investor di Karangasem, Bali harus berurusan dengan kepolisian RI.

Padahal mungkin niatnya baik, ingin mencari investor untuk kedua pulau di kawasan Sumbawa. Ni Made Metri, menggunakan kata For Sale, demi meraih posisi paling atas di Search Engine yang mana kata-kata tersebut dianggapnya lebih populer daripada Investor Needed atau Investor Wanted. Tapi apa mau dikata, taktiknya (mungkin) disalah artikan, akhirnya Ia terlibat kasus penjualan pulau…

Yang ngajarin Ni Made Metri atau suaminya tentang SEO siapa ya?

[Terkait] [Terkait]
Picture taken from privateislandsonline.com

OOT
Finally, this blog has accomplished for Milestone 40,000 visitors. Next will be 50,000
Thanks to You all for visiting My Blog..

Lezatnya Daging Salmon

Bagi kamu pecinta makanan laut, atau sebangsa ikan-ikanan, pasti tak menyangsikan bagaimana lezat dan bergizi nya daging ikan salmon a.k.a trout [Link]. Ikan yang terkenal dengan warna dagingnya yang berwarna oranye atau merah, dan mengandung protein dan Omega 3 tertinggi, tapi rendah lemak itu sangat digemari kalangan fishlovers. Meskipun tidak hidup di perairan Indonesia, tapi tetap kita sebagai orang Indonesia juga bisa mencoba kelezatannya.

Continue reading “Lezatnya Daging Salmon”