Awesome, Arse!

Mantab!! itulah yang bisa kukatakan setelah Arse unggul tiga gol atas juara UEFA Cup kemarin. Cukup tiga gol, untuk memberi pelajaran kepada Sevilla FC yang baru melewati pertandingan pertamanya di kompetisi UEFA Champions League (Dahulu, bernama UEFA Champion Club’s Cup), bahwa Liga Champions tidak semudah Piala UEFA.

We didn’t concede and we looked more mature tactically than one year ago.
We have to keep our feet on the ground and believe we can improve in a lot of areas.
[Arsene Wenger]

Kadang kala kita bisa menebak akhir dari sebuah pertandingan, dengan duduk, dan menyaksikan pertandingan pada 15 menit pertama. Ya, memang sejak menit pertama arsenal menguasai penguasaan bola. Tapi tak sering juga Sevilla FC melakukan sentilan-sentilan ringan tapi ngaggeti, melalui Daniel Alves dan Jesús Navas. Tak jarang pula Arsenal melakukan cubitan-cubit tajam.

Van Persie And Cesc. Arsenal - Sevilla 09/07Memasuki menit 27, barulah keberuntungan Cesc mencuat. Tendangan Cesc dari jarak sekitar 25 meter, sempat membentur pemain Sevilla FC yang sontak membuat Palop mati langkah. Gol ke 6 Cesc musim ini dalam 8 penampilan. Wow, jumlah 6 gol tersebut sangat fantastik, secara Cesc adalah pemain tengah murni, dan umurnya masih dihitung muda. Tapi, menurut saya, Cesc bukanlah seorang dengan predikat ‘Salah satu pemain muda terbaik’, gak cocok, saya gak setuju!. Yang saya setuju jika, ‘Pemain tengah terbaik’. how ?

Giliran Van Persie kembali berulah, gol ketiga nya musim ini bersarang di gawang Palop. Diawali eksekusi tendangan bebas Cesc di sayap kanan, kemudian di flick oleh Adebayor, trus digebuk RVP

Ketika Kerzhakov tidak berhasil memanfaatkan kesempatan untuk membalas, pelatih Sevilla FC menggunakan kartu terakhirnya, ia mengenalkan Renato dan Seydou Keita. Untuk menambah sengatan pada menit-menit terakhir. Tapi yang namanya buah, pasti gak akan jatuh jauh dari pohonnya. Kecuali kalo dilempar monyet dari atas pohon.

Eduardo ‘Fox In The Box’ Da Silva, menambah keunggulan Arsenal melalui assist dari Hleb setelah sebelumnya Cesc memanfaatkan kisah umpan yang tak sempurna defender Sevilla FC di menit 90+2.

Tak usah ditebak Man Of The Match pertandingan malam itu, pastinya si Cesc, secara ia sutradara dari 3 gol yang tercipta.

Akhirnya Arsenal bisa mencatat start terbaik dalam tiga musim terakhir, dengan rekor 1010

Tapi jangan sampai ngebut di awal, tapi loyo di akhir.. Jangan kayak Chelsea musim lalu.

==========================================================================

OOT : Tolong dong, kalo yg punya lagu Ebiet G. Ade -Ketegaran Hati Seorang Pengemis Dan Anaknya (Menjaring Matahari, 1987) dalam bentuk file mp3, ogg, wav, mohon dengan segala kerendahan hati, saya dibagi, atau kabarin di bagian comment saja, trima kasih sebelumnya.

2 thoughts on “Awesome, Arse!

  1. Arsenal makin bagus, terutama keahlian Wenger menerapkan permainan 5-a-side. Tapi masih ada ketergantungan sedikit sama individu spt jaman Henry dulu. Skrg ini Fabregas.

    OOT: kenapa ga cari lewat multiply dot com, mas?

    Have a faith! Wenger knows

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s